Day after day,
I must face a world of strangers.
Where I don't belong...
I'm not that strong.
It's nice to know that's someone i can turn to.
Who will always care,
You're always there.
When there's no gettin' over that rainbow.
When my smallest of dreams won't come true.
I can take all the madness the world has to give,
But I won't last a day without You.
Wednesday, 29 April 2009
Friday, 24 April 2009
just trust HIM
Just Trust Him !!!!!!!
¡§ Gimana, Di ? ¡§
¡§ Tau dah, Ren. Gw dah terlalu bingung ngadepin kenyataan ini. Gw pasrah. Nggak tau bokap bisa sembuh lagi pa nggak.¡¨
¡§ Sabar, Di. Gw yakin Tuhan punya rencana lain dibalik semua ini.¡¨
¡§ Sabar lagi¡K. Sabar lagi, Sampe kapan Ren. Orang-orang slalu bilang kayak gitu. Apalagi yang bisa gw harapin. Smua dah gw lakuin supaya bokap gw bisa sembuh, tapi apa hasilnya, NOL BESAR!!!¡¨
¡§ Di¡K. Yang gw tau Tuhan nggak akan ngecewain kita, Just Trust Him ¡§
ĮĮĮĮĮ
Friends¡K
Gw Reno, seorang penulis lepas di berbagai media. Selama 5 tahun gw nulis, baru kali ini gw nemuin dan ngerasain suatu realita yang begitu sulit dihadapi. Asli susah n pahit banget.
You know what¡K. Sahabat baik gw yang ngalamin semuanya ini.
Semuanya dimulai 3 bulan yang lalu. Kita semua nggak nyangka dan nggak siap tuk ngadepin kenyataan waktu bokapnya Yudi, om Sadono, masuk RSdan divonis kanker otak stadium 3.
Saat itu gw bisa liat di mata Yudi kemarahan, kekecewaan, putus asa , semua jadi satu. Mata yang belum pernah gw liat sebelumnya.
Gw bisa ngerti apa yang Yudi rasain. Yudi selama ini cuma tinggal sama bokapnya dan 2 adiknya yang masih kecil. Nyokapnya udah lama meninggal sejak Yudi kelas 3 SMP. Sejak itu bokapnya yang harus mengurus dan menanggung semua kebutuhan Yudi dan adik-adiknya.
Setelah Om Sadono masuk rumah sakit, otomatis penghasilan terhenti. Beban keluarga pindah ke pundak Yudi. Yudi udah harus dikasih tanggung jawab sebesar itu, padahal dia masih kuliah semester 2.
Biaya perawatan yang luar biasa banyak dan lagi kebutuhan sehari-hari dia dan adik-adiknya ditambah biaya pendidikan untuk dia dan adik-adiknya tidaklah sedikit. Biaya yang sangat banyak itu memaksa Yudi harus menjual seluruh benda yang berada di rumah. Dan sekarang Yudi ngerasa dah frustasi dan nggak sanggup lagi.
Om Sadono, Beliau sebenarnya punya banyak impian yang hebat, seorang pekerja tangguh yang nggak pernah kekurangan uang. Semua dia bisa beli. Dia begitu sibuk membangun karirnya hingga tidak memperdulikan kesehatan tubuhnya sampai pada akhirnya dia baru sadar bahwa dia sudah tergolek lemah di ruang perawatan VIP di sebuah rumah sakit. Tubuhnya kini sedang digerogoti oleh penyakit yang sangat mematikan, KANKER.
Sekarang, om Sadono pindah ke rumah sakit murah, itupun masih nunggak pembayaran 2 minggu. Oh Tuhan¡K¡K¡K andaikan gw bisa tolong dia dan keluarganya..
Adik-adik Yudi udah minta uang sekolah, Yudi sendiripun terancam nggak bisa bayar uang semester yang harus dibayar paling lambat minggu depan. It¡¦s so hard for Yudi.
Apa yang akan temen-temen lakuin jika itu terjadi pada kehidupan temen-temen atau paling nggak apa yang akan temen-temen lakuin jika jadi gw ????
ĮĮĮĮĮ
Friends¡K
Kadang hidup itu susah untuk gw ngertiin.
Apa yang udah om Sadono bangun selama berpuluh-puluh tahun, impian yang telah terjalin indah, hancur hanya dalam 3 bulan, atau mungkin dalam sedetik.
Gw jadi inget sama tulisan gw tentang seorang mahasiswa S3 yang meninggal karena serangan jantung pas banget abis sidangnya. Itupun dia masih dalam keadaan duduk di bangku ruang sidang disertasinya. Semua bisa hilang dalam hitungan detik. Gelar doktor? Apa artinya?
Belum lama ini gw buat tulisan tentang bang Mora, mahasiswa S3 yang jadi korban penembakan di kampusnya sendiri di Virginia Tech. Ada juga mahasiswa akpol yang tinggal beberapa bulan lagi lulus ngundurin diri karna dianiaya para seniornya. Belum lagi kisahnya Aya Kito, seorang gadis Jepang berusia 15 tahun yang divonis menderita Spinocerebellar Degenerassis Ataxia. Dia meninggal di usia 25 tahun.
Sahabat¡K.
Kalo hidup sepahit itu, buat apa sih kita susah-susah sekolah, punya banyak uang, punya impian yang besar, kalo akhirnya kita nggak bisa nikmatin semua itu ? kalo boleh ngambil perkataan Salomo, ¡§.....bukankah semuanya itu kesia-siaan belaka!!! ¡§. Is that right? kalo toh kita harus pergi cepat karena kehendakNya, masih perlukah kita banyak berdoa dan berharap untuk masa depan kita ?
Friends¡K
Klo hari ini ada dari kamu yang baca tulisan ini, gw cuma mo bilang bahwa hidup itu nggak mudah. Setiap peristiwa yang gw liput, bahkan perjalanan hidup gw sendiripun kadang diluar perkiraan. Kadang menyenangkan tapi nggak sedikit juga kesedihan dan kekecewaan yang mewarnai kehidupan ini.
Saat gw pergi ke daerah konflik, ketakutan akan kematian slalu menghantui gw. Gw bisa ketembak kapan aja, bahkan pernah kematian hanya berjarak 2 cm dari kepala gw. Can u imagine that??? Buat apa gw ngelakuin semua ini, kenapa gw harus rela mati buat ini, kenapa gw memilih jalur ini¡K
Perenungan gw berakhir saat sepintas gw ngeliat tetesan darah segar mengalir dari atas salib. Ya¡K itu darah Tuhanku. Dan ketika gw mengangkat wajah gw ke atas kayu salib, Dia hanya tersenyum dan bilang ¡§Just for you my dearest son¡¨.
Sahabat¡K
Seandainya Yesus hidup sampe tua, trus punya anak dan cucu, dan mati karena tua seperti banyak orang ; Satu hal yang pasti, surga nggak bisa dipercaya. Nggak ada pengampunan, pemulihan dan masa depan.
Nggak ada inspirasi tanpa pengorbanan. Tidak ada masa depan tanpa perjuangan.
Hanya satu yang bisa ngebuat gw bisa ngelakuin semuanya ini, Yesus. I just do what Jesus wants me to do. Inspirasi terbesar, motivasi terbesar dan kekuatan terbesar gw. Klo emang gw harus mati di daerah konflik, paling enggak gw dah buat inspirasi buat jutaan orang di dunia.
Friends¡K.
Sesusah-susahnya hidup, satu hal yang harus kita yakinin Masa Depan Sungguh Ada !!!!. Bukan hanya sekadar uang, gelar, jabatan dan popularitas. Masa depan terlalu sempit dinilai dengan uang, terlalu dangkal dinilai dengan gelar dan terlalu remeh dinilai dengan popularitas.
Masa depan bukan cuma apa yang akan terjadi nantinya, tetapi juga apa yang akan gw lakuin untuk hal itu. Bagi gw yang notabene seorang penulis amatir, bukan sekedar kuantitas yang gw pengenin tetapi lebih kepada kualitas. Bukan sekedar banyak umur yang tlah gw lalui tetapi lebih kepada apa aja yang udah gw lakuin pada saat itu.
So Friends¡K.
Jika ada dari temen ¡V temen yang ngebaca ini lagi terbaring lemah di Rumah Sakit; terdiam memandang setumpuk buku SPMB; terpukul mendengar teriakan, jeritan, dan tangisan dari ruang keluarga; atau sedang menitikan air mata karena suatu sebab percayalah hal ini
Masa Depan sungguh ada,
Harapan tidak akan pernah hilang
¡K¡K..Just know Him
¡K¡KJust Trust Him !!!!!!!!
ĮĮĮĮĮ
Dengan tiba-tiba Yudi memeluk gw dan nangis sejadi-jadinya. Dalam tangisannya gw denger satu kalimat indah yang diucapkan sangat halus.
¡§Thanks Ren¡K¡K¡K¡K I will always Trust in Him¡¨
Dan mata yang gw lihat kali ini sungguh amat beda. Mata yang menunjukan adanya suatu harapan dan kepercayaan akan adanya masa depan yang pasti¡K.
¡§Thanks God¡K..¡¨ Kataku dalam hati.
Written By: Oceph & Tian_FOS
pondok renungan
¡§ Gimana, Di ? ¡§
¡§ Tau dah, Ren. Gw dah terlalu bingung ngadepin kenyataan ini. Gw pasrah. Nggak tau bokap bisa sembuh lagi pa nggak.¡¨
¡§ Sabar, Di. Gw yakin Tuhan punya rencana lain dibalik semua ini.¡¨
¡§ Sabar lagi¡K. Sabar lagi, Sampe kapan Ren. Orang-orang slalu bilang kayak gitu. Apalagi yang bisa gw harapin. Smua dah gw lakuin supaya bokap gw bisa sembuh, tapi apa hasilnya, NOL BESAR!!!¡¨
¡§ Di¡K. Yang gw tau Tuhan nggak akan ngecewain kita, Just Trust Him ¡§
ĮĮĮĮĮ
Friends¡K
Gw Reno, seorang penulis lepas di berbagai media. Selama 5 tahun gw nulis, baru kali ini gw nemuin dan ngerasain suatu realita yang begitu sulit dihadapi. Asli susah n pahit banget.
You know what¡K. Sahabat baik gw yang ngalamin semuanya ini.
Semuanya dimulai 3 bulan yang lalu. Kita semua nggak nyangka dan nggak siap tuk ngadepin kenyataan waktu bokapnya Yudi, om Sadono, masuk RSdan divonis kanker otak stadium 3.
Saat itu gw bisa liat di mata Yudi kemarahan, kekecewaan, putus asa , semua jadi satu. Mata yang belum pernah gw liat sebelumnya.
Gw bisa ngerti apa yang Yudi rasain. Yudi selama ini cuma tinggal sama bokapnya dan 2 adiknya yang masih kecil. Nyokapnya udah lama meninggal sejak Yudi kelas 3 SMP. Sejak itu bokapnya yang harus mengurus dan menanggung semua kebutuhan Yudi dan adik-adiknya.
Setelah Om Sadono masuk rumah sakit, otomatis penghasilan terhenti. Beban keluarga pindah ke pundak Yudi. Yudi udah harus dikasih tanggung jawab sebesar itu, padahal dia masih kuliah semester 2.
Biaya perawatan yang luar biasa banyak dan lagi kebutuhan sehari-hari dia dan adik-adiknya ditambah biaya pendidikan untuk dia dan adik-adiknya tidaklah sedikit. Biaya yang sangat banyak itu memaksa Yudi harus menjual seluruh benda yang berada di rumah. Dan sekarang Yudi ngerasa dah frustasi dan nggak sanggup lagi.
Om Sadono, Beliau sebenarnya punya banyak impian yang hebat, seorang pekerja tangguh yang nggak pernah kekurangan uang. Semua dia bisa beli. Dia begitu sibuk membangun karirnya hingga tidak memperdulikan kesehatan tubuhnya sampai pada akhirnya dia baru sadar bahwa dia sudah tergolek lemah di ruang perawatan VIP di sebuah rumah sakit. Tubuhnya kini sedang digerogoti oleh penyakit yang sangat mematikan, KANKER.
Sekarang, om Sadono pindah ke rumah sakit murah, itupun masih nunggak pembayaran 2 minggu. Oh Tuhan¡K¡K¡K andaikan gw bisa tolong dia dan keluarganya..
Adik-adik Yudi udah minta uang sekolah, Yudi sendiripun terancam nggak bisa bayar uang semester yang harus dibayar paling lambat minggu depan. It¡¦s so hard for Yudi.
Apa yang akan temen-temen lakuin jika itu terjadi pada kehidupan temen-temen atau paling nggak apa yang akan temen-temen lakuin jika jadi gw ????
ĮĮĮĮĮ
Friends¡K
Kadang hidup itu susah untuk gw ngertiin.
Apa yang udah om Sadono bangun selama berpuluh-puluh tahun, impian yang telah terjalin indah, hancur hanya dalam 3 bulan, atau mungkin dalam sedetik.
Gw jadi inget sama tulisan gw tentang seorang mahasiswa S3 yang meninggal karena serangan jantung pas banget abis sidangnya. Itupun dia masih dalam keadaan duduk di bangku ruang sidang disertasinya. Semua bisa hilang dalam hitungan detik. Gelar doktor? Apa artinya?
Belum lama ini gw buat tulisan tentang bang Mora, mahasiswa S3 yang jadi korban penembakan di kampusnya sendiri di Virginia Tech. Ada juga mahasiswa akpol yang tinggal beberapa bulan lagi lulus ngundurin diri karna dianiaya para seniornya. Belum lagi kisahnya Aya Kito, seorang gadis Jepang berusia 15 tahun yang divonis menderita Spinocerebellar Degenerassis Ataxia. Dia meninggal di usia 25 tahun.
Sahabat¡K.
Kalo hidup sepahit itu, buat apa sih kita susah-susah sekolah, punya banyak uang, punya impian yang besar, kalo akhirnya kita nggak bisa nikmatin semua itu ? kalo boleh ngambil perkataan Salomo, ¡§.....bukankah semuanya itu kesia-siaan belaka!!! ¡§. Is that right? kalo toh kita harus pergi cepat karena kehendakNya, masih perlukah kita banyak berdoa dan berharap untuk masa depan kita ?
Friends¡K
Klo hari ini ada dari kamu yang baca tulisan ini, gw cuma mo bilang bahwa hidup itu nggak mudah. Setiap peristiwa yang gw liput, bahkan perjalanan hidup gw sendiripun kadang diluar perkiraan. Kadang menyenangkan tapi nggak sedikit juga kesedihan dan kekecewaan yang mewarnai kehidupan ini.
Saat gw pergi ke daerah konflik, ketakutan akan kematian slalu menghantui gw. Gw bisa ketembak kapan aja, bahkan pernah kematian hanya berjarak 2 cm dari kepala gw. Can u imagine that??? Buat apa gw ngelakuin semua ini, kenapa gw harus rela mati buat ini, kenapa gw memilih jalur ini¡K
Perenungan gw berakhir saat sepintas gw ngeliat tetesan darah segar mengalir dari atas salib. Ya¡K itu darah Tuhanku. Dan ketika gw mengangkat wajah gw ke atas kayu salib, Dia hanya tersenyum dan bilang ¡§Just for you my dearest son¡¨.
Sahabat¡K
Seandainya Yesus hidup sampe tua, trus punya anak dan cucu, dan mati karena tua seperti banyak orang ; Satu hal yang pasti, surga nggak bisa dipercaya. Nggak ada pengampunan, pemulihan dan masa depan.
Nggak ada inspirasi tanpa pengorbanan. Tidak ada masa depan tanpa perjuangan.
Hanya satu yang bisa ngebuat gw bisa ngelakuin semuanya ini, Yesus. I just do what Jesus wants me to do. Inspirasi terbesar, motivasi terbesar dan kekuatan terbesar gw. Klo emang gw harus mati di daerah konflik, paling enggak gw dah buat inspirasi buat jutaan orang di dunia.
Friends¡K.
Sesusah-susahnya hidup, satu hal yang harus kita yakinin Masa Depan Sungguh Ada !!!!. Bukan hanya sekadar uang, gelar, jabatan dan popularitas. Masa depan terlalu sempit dinilai dengan uang, terlalu dangkal dinilai dengan gelar dan terlalu remeh dinilai dengan popularitas.
Masa depan bukan cuma apa yang akan terjadi nantinya, tetapi juga apa yang akan gw lakuin untuk hal itu. Bagi gw yang notabene seorang penulis amatir, bukan sekedar kuantitas yang gw pengenin tetapi lebih kepada kualitas. Bukan sekedar banyak umur yang tlah gw lalui tetapi lebih kepada apa aja yang udah gw lakuin pada saat itu.
So Friends¡K.
Jika ada dari temen ¡V temen yang ngebaca ini lagi terbaring lemah di Rumah Sakit; terdiam memandang setumpuk buku SPMB; terpukul mendengar teriakan, jeritan, dan tangisan dari ruang keluarga; atau sedang menitikan air mata karena suatu sebab percayalah hal ini
Masa Depan sungguh ada,
Harapan tidak akan pernah hilang
¡K¡K..Just know Him
¡K¡KJust Trust Him !!!!!!!!
ĮĮĮĮĮ
Dengan tiba-tiba Yudi memeluk gw dan nangis sejadi-jadinya. Dalam tangisannya gw denger satu kalimat indah yang diucapkan sangat halus.
¡§Thanks Ren¡K¡K¡K¡K I will always Trust in Him¡¨
Dan mata yang gw lihat kali ini sungguh amat beda. Mata yang menunjukan adanya suatu harapan dan kepercayaan akan adanya masa depan yang pasti¡K.
¡§Thanks God¡K..¡¨ Kataku dalam hati.
Written By: Oceph & Tian_FOS
pondok renungan
Friday, 17 April 2009
liburan seminggu
akhir'y... lbur seminggu ne.....hore........... tp mo k mn ya?
ga pny duit seh(da yg mo minjem ga?)wkwkwkwk.... klo da pngen jln2 truz tiap hari....
hehehehe........
ga pny duit seh(da yg mo minjem ga?)wkwkwkwk.... klo da pngen jln2 truz tiap hari....
hehehehe........
Thursday, 16 April 2009
mizz my home n my family
Tuesday, 14 April 2009
pusink ne...
anybody can help me????
but g jg gatao pusink knp....
akhir2 ne rsa'y ga enk aj...
mslh krjaan lah, inilah, itu lah....
arghhhhhhhh...........
g mengalihkan semua'y k PC n game....
tp klo misi game gagal jd tmbh puzink....
hahahahaha........
pngen pg k tempat yg ga da org'y n teriak sepuas-puas'y.... (dmn ya???)
God help me through this....
oya g ketemu MV'y jolin lgu'y when u say nothing at all (ronan keating)
bgus bgt.... enjoy it....
anybody can help me????
but g jg gatao pusink knp....
akhir2 ne rsa'y ga enk aj...
mslh krjaan lah, inilah, itu lah....
arghhhhhhhh...........
g mengalihkan semua'y k PC n game....
tp klo misi game gagal jd tmbh puzink....
hahahahaha........
pngen pg k tempat yg ga da org'y n teriak sepuas-puas'y.... (dmn ya???)
God help me through this....
oya g ketemu MV'y jolin lgu'y when u say nothing at all (ronan keating)
bgus bgt.... enjoy it....
Saturday, 11 April 2009
ISENK
compare this 2 video... does it different in music???
lady gaga - poker face
musik'y hmpir sma... ad yg blg jolin jiplakin musik'y...
but I thing it's different.....
lady gaga - poker face
蔡依林-花蝴蝶/Jolin Tsai-Butterfly
musik'y hmpir sma... ad yg blg jolin jiplakin musik'y...
but I thing it's different.....
WANTED MOVIE
ENJOY IT .. link from hotfilms
Code:
Code:
http://www.mediafire.com/?mzozqmjzokz
http://www.mediafire.com/?dtxkknjmnim
http://www.mediafire.com/?mklwzdnmyzy
http://www.mediafire.com/?jj5unomdmux
Pass: shaan
Thursday, 9 April 2009
hei hei hei...
pada lbur semua ya hri ne sl'y ada pemilu...
btw semua'y milih dr hati kn? wkwkwkw.. g ga nyontreng ne sl'y g jauh dr indo.. mo nyontreng kmn? wkwkwkwkw...
bsok jumat agung ne... hri buad ngingetin ttg penderitaan Yesus buad nyelamatin manusia...
g tny lo mo ga ngorbanin hidup lo buad org yg sama sx ga knal lo???? jwbn'y pasti NO... tp koq Yesus mo ya? y mgkn ada yg pikiran'y laen n ga sepaham sory ne... tp g rsa Yesus mank God yg sebenar'y... terlepas dr mitos2 kt'y cerita Yesus mati n bangkit tuh jiplakan gt dr tuhan2 laen yg ad d bumi jauh sebelum Yesus lahir... g jg da bc cerita tentang tuhan2 laen tuh... tp ad yg berbeda dr cerita'y... n cerita Yesus g yakin it's real.... n ga kn d karang2 oleh org gt... oya g jg da bc artikel dr pondok renungan yg menyentuh hati g... hrga Yesus jauh lebih mhl dr semua brg2 berharga yg ad d dunia ini...
g pastein dsni... agak pnjng seh cm jgn bsen bc'y...
Berapa Harga Yesus?
Matius 26:14-16
26:14 Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15 Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
26:16 Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.
Sewaktu saya akan membuat renungan Paskah dengan tema BERAPA HARGA YESUS? Segera pikiran saya tertuju pada si Yudas Iskariot, yang rela menjual Yesus dengan harga tiga puluh uang perak. Apakah harga nyawa Juruselamat dunia semurah itu? Coba bandingkan dengan data di bawah ini:
Gaji Tukul Arwana per episode (60 menit) sebesar Rp 3 juta atau setara Rp 50 ribu per menit. Seorang lawyer di Washington rata-rata memasang tarif $590 per jam atau sekitar Rp 89 ribu per menit. Konsultan McKinsey biasanya dibayar di atas $10,000 per hari (5 jam) per tim (3 orang). Jumlah ini setara dengan Rp 100 ribu per menit per orang — bisa lebih bila memasukkan bonus, benefit, dan lainnya.
Gaji David Beckham di LA Galaxy sekitar Rp 9 milyar per minggu atau Rp 880 ribu per menit. Gaji tersebut di luar endorsement dan merchandise fees yang jumlahnya berlipat gaji pokoknya. Sedangkan Paris Hilton memasang tarif $200 ribu untuk tampil di sebuah party selama 20 menit; atau setara dengan Rp 90 juta per menit.
Sementara Bill Gates, manusia terkaya di dunia, konon menghasilkan $250 tiap detiknya; atau setara Rp 135 juta per menit. Konon, kekayaannya belum akan habis kendati ia membelanjakan kurang dari $6,78 juta saban harinya.
Sekalipun nilai jual tiga puluh uang perak dikurskan dengan harga saat ini, tetap saja penghasilan tokoh-tokoh di atas sangat besar dibandingkan dengan harga Yesus. Satu nyawa bisa dihargai hanya sejuta rupiah, tatkala seorang ibu rela menjual anaknya karena terlilit hutang. Satu nyawa bisa dihargai sepuluh juta, ketika seorang pengusaha membayar preman untuk menghabisi rekan bisnisnya. Mungkin ada yang iseng menghitung nyawa Yesus sebaiknya dihargai 6 milyar (jumlah penduduk dunia saat ini) dikali 30 uang perak. Inipun naïf dan konyol.
HARGA YESUS ADALAH HARGA YANG TERBAIK
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes3:16).
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. (Yakobus 1:17).
Kedatangan Yesus ke dunia untuk menjadi Penebus dosa dan Juruselamat adalah anugerah terbaik dari Bapa. Waktu Bapa memberikan Anak-Nya Yang Tunggal (hubungan yang erat antara Bapa dan Anak), itu berarti Bapa ingin menyatakan kasih-Nya yang terbesar bagi manusia berdosa. Anak Tunggal berbicara tentang milik yang paling berharga, sangat disayangi. Itupun diberikan sebagai pemberian yang terbaik.
Guna mencari dan menyelamatkan manusia, Allah secara pribadi terjun ke dalam sejarah manusia melalui Yesus. Ia terlibat dengan kita melalui firman dan tindakan. Ia menjadi manusia dan menyamakan diri dengan kita dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa, sampai puncak komitmen kasih-Nya kepada kita. Ia menggulung si jahat melalui kepatuhan penuh kasih terhadap Bapa hingga kematian dan kebangkitan-Nya. Ia mengalahkan kejahatan melalui api cinta-Nya yang membara dan membuka bagi kita jalan kehidupan.
Ketika datang ke dunia untuk mencari umat Allah yang tercerai-berai, "Yesus berkata, 'Tuhan, inilah aku! Aku datang untuk melakukan kehendakmu.'… Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus." (Ibrani 10:5-10). Penebusan merangkum seluruh hidup Yesus, dari masa kanak-kanak, masa muda, masa dewasa, masa hidup di depan umum sampai tujuan akhir-Nya. Di dalam dan melalui pengalaman manusiawi sepenuh-penuhnya ini, Yesus menembus secara baru ke dalam lubuk hati manusia. Ia ambil bagian dalam kecemasan-kecemasan dan keluh-kesah manusia di dunia, menghidupi semuanya dalam persekutuan mesra dengan Bapa-Nya. Dan dari situ Ia mengangkat dan menebus manusia masuk ke dalam kerajaan keadilan, cinta dan damai Allah. Ia sungguh-sungguh seorang manusia sepenuh-penuhnya dan kita semua diundang untuk ambil bagian di dalam kepenuhan-Nya itu.
HARGA YANG LUNAS DIBAYAR
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! (1 Korintus 6:19-20).
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. (1 Petrus 1:18-19).
Inilah cara Yesus menebus dosa manusia yakni melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Tubuh-Nya dihancurkan dan darah mengalir, mulai dari kepala sampai telapak kaki. Semuanya itu dikerjakan untuk membeli kita dengan harga yang lunas dibayar. Jika pada jaman Perjanjian Lama, umat yang berdosa harus datang kepada imam untuk menerima pengampunan dosa, dan mereka harus membawa binatang kurban untuk dipersembahkan di atas mezmah korban bakaran. Namun tradisi Perjanjian Lama ini digenapi oleh TuhanYesus dalam Perjanjian Baru, dengan menjadi korban penebus dosa. Sehingga manusia yang berdosa tidak lagi minta ampun kepada Allah dengan membawa binatang kurban yang dipersembahkan, tetapi Yesus menjadi kurban satu kali untuk selamanya bagi penebusan dosa manusia (Ibrani 10:10).
Kita ditebus bukan dengan barang fana, emas dan perak, tapi dengan darah yang mahal, yaitu darah Tuhan Yesus Kristus.
Apa yang dikatakan oleh Alkitab mengenai darah Yesus?
1. Ada pembenaran melalui Darah Kristus (Roma 5:9). Manusia tidak dapat membenarkan dirinya sendiri. Semua manusia telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Pembenaran manusia dari dosanya hanya melalui darah Kristus.
2. Ada pendamaian melalui Darah Kristus (Roma 3:25). Setelah Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, maka dosa itu menjalar atas semua manusia. Dosa mengakibatkan hubungan manusia dengan Tuhan terputus. Manusia mencoba berdamai dengan segala cara, namun gagal total, sampai akhirnya Kristus harus datang untuk menebus dosa manusia dan sekaligus memperdamaikan manusia berdosa kepada Bapa.
3. Kita ditebus oleh Darah Kristus (Efesus 1:7). Pada jaman itu penebusan manusia sering dilakukan di pasar budak. Dengan harga yang disepakati maka seorang tuan (kurios) menebus seorang budak (doulos) untuk menjadi miliknya sepenuhnya. Yesus Kristus menebus tidak dengan uang atau emas dan perak, tapi dengan darah-Nya sendiri (pengorbanan-Nya di kayu salib).
4. Kristus memberikan damai sejahtera melalui Darah-Nya di kayu salib (Kolose 1:20). Bukan hanya memperdamaikan manusia dengan Allah,tetapi pengorbanan Kristus sanggup memberikan damai sejahtera di hati orang percaya. Damai sejahtera yang diberikan oleh Kristus tidak sama dengan damai yang ada di dunia. Ia memberikan damai yang kekal bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
5. Kita disucikan dari seluruh dosa oleh Darah Kristus (I Yohanes 1:7). Berapapun besar dosa yang pernah kita lakukan, melalui darah Yesus kita disucikan. Dosa kita tidak mungkin disucikan dengan amal, sedekah ataupun perbuatan saleh kita. Hanya dengan darah Yesus kita disucikan, dan hidup kita menjadi baru di dalam Kristus.
MEMBAYAR HARGA DEMI YESUS
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Matius 16:24)
Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. (Ibrani 12:2).
Kedatangan Allah melalui Yesus untuk mencari manusia berdosa, bermaksud untuk menjungkir-balikkan paham tentang Allah sebagai Pribadi yang butuh dipuaskan dengan korban, supaya berkenan mengesampingkan balas dendam yang telah direncanakan-Nya untuk memporak-porandakan umat manusia. Yesus menghadirkan Allah sebagai Pribadi yang berinisiatif mencintai dan mencurahkan belas kasihan. Yesus berkarya untuk mengentaskan penderitaan melalui pelayanan mengajar dan menyembuhkan. Dia ingin menyembuhkan orang-orang dan meringankan beban mereka, namun bukan dengan tongkat sihir. Salib tertanam kuat-kuat dalam struktur dunia ini apa adanya dan Yesus mengundang para pengikut-Nya untuk menerima kenyataan ini.
Salib adalah simbol dari semua bentuk ketidak-adilan, yang membawa penderitaan yang menyengsarakan dan tak terelakkan di dalam dunia ini. Keletihan dan rasa sakit adalah bagian dari misteri kehidupan, sisi negatif dari suatu kenyataan yang secara mengagumkan bersifat positif, karena terbuka ke arah pertumbuhan dan kedewasaan meski lewat derita itu sendiri. Dalam pelayanannya untuk mengatasi rasa sakit dan kesengsaraan di dalam dunia ini yang diakibatkan ketidakadilan dalam segala bentuknya, Gereja dapat dikatakan memiliki misi "menurunkan manusia tersalib dari salib". Karena itu misi Gereja bukanlah pertama-tama membasmi salib dari dunia. Gereja dipanggil untuk mengikuti jejak Yesus. Ketika menjadi manusia, Ia merangkul erat-erat salib, sehingga Dia mengalaminya sepenuh-penuhnya, termasuk getirnya penderitaan manusia. Teladan Kristus yang mati untuk kita, kaum pendosa, mengajar kita bahwa kita harus memikul salib, yang dipanggulkan oleh kedagingan dan dunia ini pada bahu semua orang yang mencari keadilan dan kedamaian.
Mungkin saat-saat ini Saudara merasakan beratnya salib yang harus dipikul, mari kita arahkan mata rohani kita tertuju pada Kristus, yang dengan tekun memikul salib itu sampai akhirnya Ia meraih kemenangan. Inilah harga yang harus kita bayar sebagai murid Kristus. Memang tidak mudah, namun dengan kesetiaan dan ketekunan maka salib itu tidak menjadi berat, namun menjadi ringan. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan. (Matius 11:29-30).
Karena mengikuti teladan Yesus kita turut berkarya "memulihkan" kehidupan manusiawi dan dunia bagi Allah. Melalui iman kita akan Yesus, penderitaan bagi kita berfungsi juga sebagai sumber pemurnian dari semua kelekatan terhadap dosa dan sumber pertumbuhan di dalam persekutuan dengan-Nya. Bahkan nampaknya terdapat suatu hukum tersembunyi, di mana kuasa Yesus sangat terasa berkarya justru di dalam kelemahan dan kesulitan kita. Maka dari itu karya penebusan terus mengalir di dalam dan melalui Gereja, Tubuh Kristus: "Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam dagingku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu jemaat." (Kolose 1:24).
PENUTUP
Yesus Kristus dijual oleh Yudas seharga tiga puluh uang perak, dan Ia pun diserahkan untuk disiksa bahkan mati disalib. Harga yang mahal tentunya, karena kematian-Nya itu menanggung seluruh dosa manusia. Dia Anak Domba Allah yang menghapuskan dosa dunia (Yohanes 1:29). Dengan kematian dan kebangkitan-Nya Kristus telah memperdamaikan manusia berdosa dengan Allah di sorga. Hubungan yang pernah terputus berabad-abad lamanya telah dipulihkan oleh pengorbanan-Nya. Setelah mengalami anugerah Allah tersebut, apa yang harus kita lakukan? Mari kita belajar untuk memikul salib dan mematikan keinginan daging kita untuk mengikuti jejak Kristus. Harga nyawa Kristus ternyata sanggup membakar hati kita untuk menjadi murid Kristus yang berani membayar harga.
Penulis: Pdt.Drs.Yahya Mulyono, MA
pada lbur semua ya hri ne sl'y ada pemilu...
btw semua'y milih dr hati kn? wkwkwkw.. g ga nyontreng ne sl'y g jauh dr indo.. mo nyontreng kmn? wkwkwkwkw...
bsok jumat agung ne... hri buad ngingetin ttg penderitaan Yesus buad nyelamatin manusia...
g tny lo mo ga ngorbanin hidup lo buad org yg sama sx ga knal lo???? jwbn'y pasti NO... tp koq Yesus mo ya? y mgkn ada yg pikiran'y laen n ga sepaham sory ne... tp g rsa Yesus mank God yg sebenar'y... terlepas dr mitos2 kt'y cerita Yesus mati n bangkit tuh jiplakan gt dr tuhan2 laen yg ad d bumi jauh sebelum Yesus lahir... g jg da bc cerita tentang tuhan2 laen tuh... tp ad yg berbeda dr cerita'y... n cerita Yesus g yakin it's real.... n ga kn d karang2 oleh org gt... oya g jg da bc artikel dr pondok renungan yg menyentuh hati g... hrga Yesus jauh lebih mhl dr semua brg2 berharga yg ad d dunia ini...
g pastein dsni... agak pnjng seh cm jgn bsen bc'y...
Matius 26:14-16
26:14 Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15 Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
26:16 Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.
Sewaktu saya akan membuat renungan Paskah dengan tema BERAPA HARGA YESUS? Segera pikiran saya tertuju pada si Yudas Iskariot, yang rela menjual Yesus dengan harga tiga puluh uang perak. Apakah harga nyawa Juruselamat dunia semurah itu? Coba bandingkan dengan data di bawah ini:
Gaji Tukul Arwana per episode (60 menit) sebesar Rp 3 juta atau setara Rp 50 ribu per menit. Seorang lawyer di Washington rata-rata memasang tarif $590 per jam atau sekitar Rp 89 ribu per menit. Konsultan McKinsey biasanya dibayar di atas $10,000 per hari (5 jam) per tim (3 orang). Jumlah ini setara dengan Rp 100 ribu per menit per orang — bisa lebih bila memasukkan bonus, benefit, dan lainnya.
Gaji David Beckham di LA Galaxy sekitar Rp 9 milyar per minggu atau Rp 880 ribu per menit. Gaji tersebut di luar endorsement dan merchandise fees yang jumlahnya berlipat gaji pokoknya. Sedangkan Paris Hilton memasang tarif $200 ribu untuk tampil di sebuah party selama 20 menit; atau setara dengan Rp 90 juta per menit.
Sementara Bill Gates, manusia terkaya di dunia, konon menghasilkan $250 tiap detiknya; atau setara Rp 135 juta per menit. Konon, kekayaannya belum akan habis kendati ia membelanjakan kurang dari $6,78 juta saban harinya.
Sekalipun nilai jual tiga puluh uang perak dikurskan dengan harga saat ini, tetap saja penghasilan tokoh-tokoh di atas sangat besar dibandingkan dengan harga Yesus. Satu nyawa bisa dihargai hanya sejuta rupiah, tatkala seorang ibu rela menjual anaknya karena terlilit hutang. Satu nyawa bisa dihargai sepuluh juta, ketika seorang pengusaha membayar preman untuk menghabisi rekan bisnisnya. Mungkin ada yang iseng menghitung nyawa Yesus sebaiknya dihargai 6 milyar (jumlah penduduk dunia saat ini) dikali 30 uang perak. Inipun naïf dan konyol.
HARGA YESUS ADALAH HARGA YANG TERBAIK
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yohanes3:16).
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran. (Yakobus 1:17).
Kedatangan Yesus ke dunia untuk menjadi Penebus dosa dan Juruselamat adalah anugerah terbaik dari Bapa. Waktu Bapa memberikan Anak-Nya Yang Tunggal (hubungan yang erat antara Bapa dan Anak), itu berarti Bapa ingin menyatakan kasih-Nya yang terbesar bagi manusia berdosa. Anak Tunggal berbicara tentang milik yang paling berharga, sangat disayangi. Itupun diberikan sebagai pemberian yang terbaik.
Guna mencari dan menyelamatkan manusia, Allah secara pribadi terjun ke dalam sejarah manusia melalui Yesus. Ia terlibat dengan kita melalui firman dan tindakan. Ia menjadi manusia dan menyamakan diri dengan kita dalam segala hal, kecuali dalam hal dosa, sampai puncak komitmen kasih-Nya kepada kita. Ia menggulung si jahat melalui kepatuhan penuh kasih terhadap Bapa hingga kematian dan kebangkitan-Nya. Ia mengalahkan kejahatan melalui api cinta-Nya yang membara dan membuka bagi kita jalan kehidupan.
Ketika datang ke dunia untuk mencari umat Allah yang tercerai-berai, "Yesus berkata, 'Tuhan, inilah aku! Aku datang untuk melakukan kehendakmu.'… Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus." (Ibrani 10:5-10). Penebusan merangkum seluruh hidup Yesus, dari masa kanak-kanak, masa muda, masa dewasa, masa hidup di depan umum sampai tujuan akhir-Nya. Di dalam dan melalui pengalaman manusiawi sepenuh-penuhnya ini, Yesus menembus secara baru ke dalam lubuk hati manusia. Ia ambil bagian dalam kecemasan-kecemasan dan keluh-kesah manusia di dunia, menghidupi semuanya dalam persekutuan mesra dengan Bapa-Nya. Dan dari situ Ia mengangkat dan menebus manusia masuk ke dalam kerajaan keadilan, cinta dan damai Allah. Ia sungguh-sungguh seorang manusia sepenuh-penuhnya dan kita semua diundang untuk ambil bagian di dalam kepenuhan-Nya itu.
HARGA YANG LUNAS DIBAYAR
Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! (1 Korintus 6:19-20).
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. (1 Petrus 1:18-19).
Inilah cara Yesus menebus dosa manusia yakni melalui pengorbanan-Nya di kayu salib. Tubuh-Nya dihancurkan dan darah mengalir, mulai dari kepala sampai telapak kaki. Semuanya itu dikerjakan untuk membeli kita dengan harga yang lunas dibayar. Jika pada jaman Perjanjian Lama, umat yang berdosa harus datang kepada imam untuk menerima pengampunan dosa, dan mereka harus membawa binatang kurban untuk dipersembahkan di atas mezmah korban bakaran. Namun tradisi Perjanjian Lama ini digenapi oleh TuhanYesus dalam Perjanjian Baru, dengan menjadi korban penebus dosa. Sehingga manusia yang berdosa tidak lagi minta ampun kepada Allah dengan membawa binatang kurban yang dipersembahkan, tetapi Yesus menjadi kurban satu kali untuk selamanya bagi penebusan dosa manusia (Ibrani 10:10).
Kita ditebus bukan dengan barang fana, emas dan perak, tapi dengan darah yang mahal, yaitu darah Tuhan Yesus Kristus.
Apa yang dikatakan oleh Alkitab mengenai darah Yesus?
1. Ada pembenaran melalui Darah Kristus (Roma 5:9). Manusia tidak dapat membenarkan dirinya sendiri. Semua manusia telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Pembenaran manusia dari dosanya hanya melalui darah Kristus.
2. Ada pendamaian melalui Darah Kristus (Roma 3:25). Setelah Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, maka dosa itu menjalar atas semua manusia. Dosa mengakibatkan hubungan manusia dengan Tuhan terputus. Manusia mencoba berdamai dengan segala cara, namun gagal total, sampai akhirnya Kristus harus datang untuk menebus dosa manusia dan sekaligus memperdamaikan manusia berdosa kepada Bapa.
3. Kita ditebus oleh Darah Kristus (Efesus 1:7). Pada jaman itu penebusan manusia sering dilakukan di pasar budak. Dengan harga yang disepakati maka seorang tuan (kurios) menebus seorang budak (doulos) untuk menjadi miliknya sepenuhnya. Yesus Kristus menebus tidak dengan uang atau emas dan perak, tapi dengan darah-Nya sendiri (pengorbanan-Nya di kayu salib).
4. Kristus memberikan damai sejahtera melalui Darah-Nya di kayu salib (Kolose 1:20). Bukan hanya memperdamaikan manusia dengan Allah,tetapi pengorbanan Kristus sanggup memberikan damai sejahtera di hati orang percaya. Damai sejahtera yang diberikan oleh Kristus tidak sama dengan damai yang ada di dunia. Ia memberikan damai yang kekal bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
5. Kita disucikan dari seluruh dosa oleh Darah Kristus (I Yohanes 1:7). Berapapun besar dosa yang pernah kita lakukan, melalui darah Yesus kita disucikan. Dosa kita tidak mungkin disucikan dengan amal, sedekah ataupun perbuatan saleh kita. Hanya dengan darah Yesus kita disucikan, dan hidup kita menjadi baru di dalam Kristus.
MEMBAYAR HARGA DEMI YESUS
Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Matius 16:24)
Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah. (Ibrani 12:2).
Kedatangan Allah melalui Yesus untuk mencari manusia berdosa, bermaksud untuk menjungkir-balikkan paham tentang Allah sebagai Pribadi yang butuh dipuaskan dengan korban, supaya berkenan mengesampingkan balas dendam yang telah direncanakan-Nya untuk memporak-porandakan umat manusia. Yesus menghadirkan Allah sebagai Pribadi yang berinisiatif mencintai dan mencurahkan belas kasihan. Yesus berkarya untuk mengentaskan penderitaan melalui pelayanan mengajar dan menyembuhkan. Dia ingin menyembuhkan orang-orang dan meringankan beban mereka, namun bukan dengan tongkat sihir. Salib tertanam kuat-kuat dalam struktur dunia ini apa adanya dan Yesus mengundang para pengikut-Nya untuk menerima kenyataan ini.
Salib adalah simbol dari semua bentuk ketidak-adilan, yang membawa penderitaan yang menyengsarakan dan tak terelakkan di dalam dunia ini. Keletihan dan rasa sakit adalah bagian dari misteri kehidupan, sisi negatif dari suatu kenyataan yang secara mengagumkan bersifat positif, karena terbuka ke arah pertumbuhan dan kedewasaan meski lewat derita itu sendiri. Dalam pelayanannya untuk mengatasi rasa sakit dan kesengsaraan di dalam dunia ini yang diakibatkan ketidakadilan dalam segala bentuknya, Gereja dapat dikatakan memiliki misi "menurunkan manusia tersalib dari salib". Karena itu misi Gereja bukanlah pertama-tama membasmi salib dari dunia. Gereja dipanggil untuk mengikuti jejak Yesus. Ketika menjadi manusia, Ia merangkul erat-erat salib, sehingga Dia mengalaminya sepenuh-penuhnya, termasuk getirnya penderitaan manusia. Teladan Kristus yang mati untuk kita, kaum pendosa, mengajar kita bahwa kita harus memikul salib, yang dipanggulkan oleh kedagingan dan dunia ini pada bahu semua orang yang mencari keadilan dan kedamaian.
Mungkin saat-saat ini Saudara merasakan beratnya salib yang harus dipikul, mari kita arahkan mata rohani kita tertuju pada Kristus, yang dengan tekun memikul salib itu sampai akhirnya Ia meraih kemenangan. Inilah harga yang harus kita bayar sebagai murid Kristus. Memang tidak mudah, namun dengan kesetiaan dan ketekunan maka salib itu tidak menjadi berat, namun menjadi ringan. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan. (Matius 11:29-30).
Karena mengikuti teladan Yesus kita turut berkarya "memulihkan" kehidupan manusiawi dan dunia bagi Allah. Melalui iman kita akan Yesus, penderitaan bagi kita berfungsi juga sebagai sumber pemurnian dari semua kelekatan terhadap dosa dan sumber pertumbuhan di dalam persekutuan dengan-Nya. Bahkan nampaknya terdapat suatu hukum tersembunyi, di mana kuasa Yesus sangat terasa berkarya justru di dalam kelemahan dan kesulitan kita. Maka dari itu karya penebusan terus mengalir di dalam dan melalui Gereja, Tubuh Kristus: "Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam dagingku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu jemaat." (Kolose 1:24).
PENUTUP
Yesus Kristus dijual oleh Yudas seharga tiga puluh uang perak, dan Ia pun diserahkan untuk disiksa bahkan mati disalib. Harga yang mahal tentunya, karena kematian-Nya itu menanggung seluruh dosa manusia. Dia Anak Domba Allah yang menghapuskan dosa dunia (Yohanes 1:29). Dengan kematian dan kebangkitan-Nya Kristus telah memperdamaikan manusia berdosa dengan Allah di sorga. Hubungan yang pernah terputus berabad-abad lamanya telah dipulihkan oleh pengorbanan-Nya. Setelah mengalami anugerah Allah tersebut, apa yang harus kita lakukan? Mari kita belajar untuk memikul salib dan mematikan keinginan daging kita untuk mengikuti jejak Kristus. Harga nyawa Kristus ternyata sanggup membakar hati kita untuk menjadi murid Kristus yang berani membayar harga.
Penulis: Pdt.Drs.Yahya Mulyono, MA
Wednesday, 1 April 2009
lg ap ya ne ya?
oy ne tgl 1 april... april fool's times....
pzt byk yg d kerjain... wkwkwkwkw... g ga d kerjain ne... pngen seh jailin org sl'y g kn tukang jail tapi ga mud ne.... lg ga enak bdn... 4L tambahin 1 L lg deh jd 5 L... hahahahaha.... btw klo da yg mo nonton drama or movies asia (japan, korea, taiwan)... gatao deh indo kgak ad ne.... wkwkwkwk
bs akses d mysoju.com
nonton ol seh tp klo mo download kyk'y d dlam situs'y ad nyediain link buad download... have fun lol......
oy ne tgl 1 april... april fool's times....
pzt byk yg d kerjain... wkwkwkwkw... g ga d kerjain ne... pngen seh jailin org sl'y g kn tukang jail tapi ga mud ne.... lg ga enak bdn... 4L tambahin 1 L lg deh jd 5 L... hahahahaha.... btw klo da yg mo nonton drama or movies asia (japan, korea, taiwan)... gatao deh indo kgak ad ne.... wkwkwkwk
bs akses d mysoju.com
nonton ol seh tp klo mo download kyk'y d dlam situs'y ad nyediain link buad download... have fun lol......
Subscribe to:
Posts (Atom)




